Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Measurement

Gambar
Measurement (Pengukuran) Pengukuran merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah dari point, panjang dari line, dan luas (area) atau keliling (perimeter) dari polygon.  Jenis Measurement (Pengukuran) Raster GIS Measurement Vector GIS Measurement Raster GIS Measurement 1. Pythagorean Distance / Euclidean Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik menggunakan rumus pythagoras. 2. Manhattan Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik dengan menghitung jumlab sel yang dilalui oleh garis tersebut. 3. Proximity Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik dengan perkiraan. Proximity mirip dengan pythagorean, tetapi diterapkan pada setiap pixel.  4. Perimeter and Area Menghitung keliling (perimeter) dan luas (area) dari sebuah polygon dengan menggunakan rumus geometri dengan satuan cell unit. contoh dari masing-masing pengukuran: Vector GIS Measurement Pada pengukuran vektor, pengukuran p...

Spatial Analysis

Pengetahuan mengenai bagaimana mengumpulkan data, memasukan dan mengeluarkan data serta bagaimana menggunakannya merupakan kunci analisis di dalam SIG.  Kemampuan analisis berdasarkan aspek spasial yang dapat dilakukan oleh SIG yaitu :  1. Klasifikasi Klasifikasi, yaitu mengelompokkan data keruangan (spatial) menjadi data keruangan (spatial) yang berarti. Contohnya adalah mengklasifikasikan tata-guna lahan untuk permukiman, pertanian, perkebunan atau hutan berdasarkan analisis data kemiringan kemiringan atau data ketinggian (peta topografi). Hasilnya berupa peta tata-guna lahan. 2. Overlay Overlay, yaitu menganalisis dan mengintegrasikan dua atau lebih data keruangan yang berbeda. Contohnya adalah menganalisis daerah rawan erosi dengan meng-overlaykan (tumpang susunkan) data ketinggian, jenis tanah dan kadar air. 3. Networking Networking, yaitu analisis yang bertitik tolak pada jaringan yang terdiri dari garis-garis dan titik-titik yang saling terhubung...

Model Basis Data

Model database adalah suatu konsep yang terintegrasi dalam menggambarkan hubungan (relationships) antar data dan batasan-batasan (constraint) data dalam suatu sistem database. Model data yang paling umum, berdasarkan pada bagaimana hubungan antar record dalam database (Record Based Data Models), terdapat tiga jenis, yaitu : 1. Model Database Hirarki (Hierarchical Database Model) Model hirarkis biasa disebut model pohon, karena menyerupai pohon yang dibalik. Model ini menggunakan pola hubungan orangtua-anak. 2. Model Database Jaringan (Network Database Model) 3. Model Database Relasi (Relational Database Model) Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna. Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang disebut relasi atau tabel ), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut. DBMS yang bermodelkan relasional biasa disebut RDBMS (Relational Data Base Management System...

Model Data Spasial

Gambar
Model data SIG dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: Model of Spatial Form, yaitu model yang menggambarkan struktur dan distribusi fitur dalam ruang geografis. Model of Spatial Process, yaitu model yang menggambarkan interaksi antara fitur. Tahapan membuat Model Data SIG Mengidentifikasi fitur spasial dari dunia nyata Menggambarkan model konseptual Memilih struktur data spasial yang sesuai Model Data Spasial Dalam SIG, komputer memerlukan instruksi yang tidak ambigu untuk mengubah data mengenai entitas spasial menjadi representasi grafis. Cara Komputer Menangani dan Menampilkan Entitas Spasial 1. Model Data Spasial Vektor, menggunakan koordinat kartesian 2D untuk menyimpan bentuk entitas spasial. Point digambarkan dengan sepasang koordinat. Line dan polygon digambarkan dengan menghubungkan serangkaian point menjadi rantai dan polygon. 2. Model Data Spasial Raster, menggunakan setiap cell sebagai blok bangunan untuk membuat gambara dari entitas line, point, da...

Dasar Sistem Informasi Data Spasial

Gambar
Perkembangan ilmu geografi saat ini telah banyak memberikan kontribusi dalam banyak bidang, khususnya melalui teknologi pemetaan. Pada mulanya geografi menggunakan peta sebagai alat jelajah dan menggambarkan kenampakan permukaan bumi.  Saat ini kita mengenal peta sebagai gambaran seluruh atau sebagian dari permukaan bumi yang diperkecil dalam sebuah bidang datar atau diproyeksikan dalam bentuk dua dimensi dengan skala tertentu. Perkembangan pemetaan dan kebutuhan akan peta di berbagai bidang, yang biasa disebut sebagai Sistem Informasi Geografi (SIG), mendorong munculnya sebuah sistem berbasis peta dengan bantuan komputer. SIG adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi, atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja. Sistem Informasi Geografi dibagi menjad...